Ekonomi Maluku Tumbuh 5,24 Persen, Pemprov Apresiasi Sinergi Tim Ekonomi Daerah
- Administrator
- Kamis, 06 Agustus 2026 15:21
- 7 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon,CM – Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi kinerja Tim Ekonomi Daerah bersama seluruh pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku pada 5 Agustus 2026, perekonomian Maluku menunjukkan tren yang semakin positif. Selain pertumbuhan ekonomi, BPS juga merilis data ketenagakerjaan, profil kemiskinan, dan tingkat ketimpangan pengeluaran.
Kasrul menjelaskan, sebelumnya BPS juga mencatat inflasi Maluku per 1 Agustus 2026 tetap terkendali pada angka 2,75 persen. Kondisi tersebut mencerminkan stabilitas harga yang masih terjaga dan menjadi salah satu indikator positif bagi perekonomian daerah.
"Secara kumulatif (c-to-c), ekonomi Maluku tumbuh 5,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Kasrul.
Ia merinci, ekonomi Maluku pada triwulan II 2026 tumbuh sekitar 1,11 persen dibandingkan triwulan I 2026 (q-to-q). Sementara secara tahunan (y-on-y) pertumbuhan mencapai 5,30 persen, sedangkan pertumbuhan semester I 2026 terhadap semester I 2025 tercatat sebesar 5,24 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan karena berhasil diraih di tengah kondisi fiskal yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Atas pencapaian itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur, serta Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi menjaga iklim ekonomi tetap kondusif. Apresiasi tersebut ditujukan kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Bea Cukai, Tim Ekspor Daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat Maluku.
"Pemerintah berharap sinergi ini terus dipertahankan sehingga kinerja ekonomi Maluku semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," kata Kasrul.
Ia menambahkan, sejumlah faktor turut mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya penyelenggaraan MTQ Provinsi Maluku, meningkatnya nilai ekspor, program diskon tiket Pelni, penyesuaian harga BBM bersubsidi, serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah Provinsi Maluku optimistis tren pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut dapat terus berlanjut melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sehingga mampu memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku. ( CM/ML/**)